Hak Asasi Manusia dalam Nilai-Nilai Pancasila

By Nabil Adlani, Rabu, 30 Juni 2021 | 10:40 WIB
Hak asasi manusia diatur dalam ideologi dan kebudayaan suatu negara. (freepik)

adjar.id - Hak asasi manusia atau yang biasa disebut dengan HAM adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia di dunia.

Karakteristik dari hak asasi manusia ini adalah bersifat universal, maka dari itu setiap negara wajib menegakkannya.

Nah Adjarian, meskipun setiap negara wajib menegakkan hak asasi manusia tapi pola penegakkannya berbeda-beda tergantung dengan ideologi dan kebudayaannya.

Ciri-ciri khusus hak asasi manusia adalah hakiki, unversal, serta tidak dapat dibagi dan dicabut.

Baca Juga: Apa Saja Hak Anak sebagai Warga Negara Berdasarkan Undang-Undang?

Di Indonesia sendiri, hak asasi manusia dilandasi dengan ideologi negara, yaitu Pancasila. 

Ideologi Pancasila sangat mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan sangat menghormati hak setiap warga negara.

Pancasila menjamin hak asasi manusia berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-silanya.

Berikut ini hak asasi manusia di dalam nilai-nilai Pancasila yang dibagi menjadi tiga kategori. Simak, yuk!

 

"Hak asasi manusia merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia yang diatur berdasarkan ideologi ataupun kebudayaan suatu negara."

 

1. Hak Asasi Manusia dalam Nilai Ideal Pancasila

Nilai ideal atau nilai dasar sangat berkaitan dengan hakikat lima dasar sila pada Pancasila.

Nilai dasar tersebut sifatnya universal yang di dalamnya mengandung tujuan, cita-cita, serta nilai-nilai kebaikan dan kebenaran.

Sifat dari nilai dasar ini tetap dan akan melekat pada kelangsungan hidup negara tersebut.

Berikut penjelasan mengenai hubungan hak asasi manusia dengan Pancasila:

- Sila Pertama

Sila "Ketuhanan Yang Maha Esa" menjamin hak kebebasan untuk memeluk agama, melaksanakan ibadah serta menghormati perbedaan agama.

Baca Juga: Perbedaan Hak dan Kewajiban yang Perlu Dipahami Serta Contohnya

- Sila Kedua

Sila "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" menempatkan setiap warga negara memiliki hak-hak dan kewajiban yang sama di mata hukum

- Sila ketiga

Sila "Persatuan Indonesia" menjelaskan adanya persatuan di antara warga negara dengan semangat rela berkorban dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

 

"Nilai ideal bersifat universal dan mengandung tujuan, cita-cita, serta nilai-nilai kebaikan dan kebenaran."

 

- Sila Keempat

Sila "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan" dilihat dari kehidupan bernegara, pemerintah, dan bermasyarakat yang demokratis. 

- Sila Kelima

Sila "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" yaitu mengakui hak milik seseorang dan dilindungi pemanfaatannya oleh negara.

2. Hak Asasi Manusia dalam Nilai Instrumen Pancasila

Tahukah Adjarian apa itu nilai instrumen?

Nilai instrumen merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar pada Pancasila.

Baca Juga: Contoh Soal dan Jawaban dan Pembahasan Materi Hak Asasi Manusia

Dibandingkan nilai dasar, sifat nilai instrumental lebih khusus atau bisa dikatakan bahwa nilai instrumental merupakan pedoman pelaksanaan lima sila Pancasila.

Wujud dari nilai instrumental berupa ketentuan-ketentuan konstutusional, yaitu Undang-Undang Dasar dan peraturan daerah.

Berikut peraturan perundang-undangan yang mengatur hak asasi manusia:

a. Pasal 28 A - 28 J Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

 

"Nilai Instrumental merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar Pancasila."

 

b. Ketetapan MPR nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia.

c. Ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 1999 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

d. Ketentuan dalam Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden.  

3. Hak Asasi Manusia dalam Nilai Praksis Pancasila

Nilai praksis adalah bentuk realisasi dari nilai-nilai instrumental suatu pengalaman dalam kehidupan.

Dalam nilai praksis hak asasi manusia dapat terwujud jika nilai intrumental dan nilai dasar Pancasila sudah dilaksanakan.

Baca Juga: Bagaimanakah Sejarah dan Fungsi Hak Veto Dewan Keamanan PBB?

Hal ini dapat diwujudkan jika warga negara memperlihatkan nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap positif tersebut dapat berupa terciptanya kerukunan antarumat beragama, mengakui persamaan derajat, rela berkorban untuk kepentingan bangsa, dan lain sebaginya.

Itulah penjabaran tentang hak asasi manusia dalam nilai-nilai Pancasila.

Sekarang, yuk, jawab pertanyaan berikut!

 

Pertanyaan:
Nilai yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai ideal adalah?
Petunjuk: Cek halaman 2.