adjar.id - Apa yang Adjarian ketahui tentang buku fiksi?
Kali ini kita akan mempelajari tentang pengertian buku fiksi serta ciri-ciri dan jenisnya.
Secara umum, buku dibagi menjadi dua genre, yaitu fiksi dan nonfiksi. Fiksi merupakan bentuk prosa naratif yang bersifat imajiner.
O iya, fiksi juga diartikan sebagai karya sastra yang berisi rekaan atau berdasar pada angan-angan atau fantasi dan bukan merupakan kejadian nyata, hanya imajinasi pengarangnya.
Meski demikian, karya fiksi tetap masuk akal dan menceritakan kebenaran yang bisa mendramatisasi hubungan manusia.
Pengertian buku fiksi ialah buku yang berisi cerita imajinatif, khayalan, atau tidak berdasarkan kenyataan.
Dalam buku fiksi, ide ceritanya berasal dari khayalan atau imajinasi penulis.
Buku fiksi menggunakan bahasa kiasan atau tidak bermakna sebenarnya (konotatif).
Sementara buku non fiksi, yaitu buku atau karangan yang berisi fakta, berdasarkan hal-hal yang benar terjadi, faktual, bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan data-data yang ada di dalamnya.
Tujuan buku fiksi adalah untuk menghibur, menyasar emosi pembaca, dan mengajak mereka seolah-olah masuk ke dalam cerita.
Maka dari itu, penulis buku fiksi harus memiliki pengetahuan dan daya imajinasi seluas mungkin, Adjarian.
Baca Juga: Macam-Macam Jenis atau Genre Buku Fiksi
Contoh buku fiksi adalah novel, dongeng, atau kumpulan cerpen.
Terdapat unsur-unsur yang termasuk dalam struktur buku fiksi, yakni sampul buku, pokok bab buku, judul bab dan subbab, tokoh dan penokohan, tema cerita, bahasa yang digunakan, dan penyajian alur cerita.
Yuk, kita pelajari sama-sama apa saja ciri-ciri buku fiksi dan jenis-jenisnya!
Sebuah buku bisa dikategorikan sebagai buku fiksi jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut, antara lain:
- Berisi cerita rekaan atau bersifat khayalan.
- Ditulis dengan bahasa yang konotatif atau menggunakan majas.
- Pengarang buku fiksi menuangkan ceritanya dalam bentuk yang tidak baku.
- Pemilihan diksi dan gaya penulisannya bebas tak terikat pada aturan tertentu.
- Benar atau salah dalam cerita fiksi tergantung dari sudut pandang masing-masing pembaca.
1. Fiksi Historis (Historical Fiction)
Baca Juga: 5 Daya Tarik Buku Fiksi, Salah Satunya Amanat yang Menyentuh
Fiksi histori adalah jenis buku fiksi yang menjadi dasar penulisan fakta sejarah.
Dalam penulisannya, fiksi jenis ini terikat oleh fakta-fakta yang dikumpulkan melalui penelitian berbagai sumber.
2. Fiksi Biografis (Biographical Fiction)
Fiksi biografis bisa menjadi dasar penulisan fakta biografis.
Karya biografis juga memberikan ruang bagi fiksionalitas, misalnya berupa sikap yang diberikan oleh penulis.
3. Hikayat
Hikayat merupakan cerita baik sejarah maupun cerita fiktif yang dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta.
Contoh hikayat, yaitu Hikayat Hang Tuah, Hikayat Seribu Satu Malam, dan sebagainya.
4. Cerita Penggeli Hati
Cerita penggeli hati atau noodlehead mengandung unsur komedi, omong kosong, kemustahilan, ketololan, dan kedunguan.
Biasanya cerita ini mengandung unsur kritik terhadap perilaku manusia atau masyarakat.
Baca Juga: Menyajikan Peta Konsep dari Isi Buku Fiksi Menggunakan Bagan Alur
5. Cerita Perumpamaan
Pengertian cerita perumpamaan ialah dongeng yang mengandung kiasan atau ibarat yang berisi nasihat dan bersifat mendidik.
Nah, demikian penjelasan tentang pengertian buku fiksi serta ciri-ciri dan jenisnya.
Coba Jawab! |
Apa unsur-unsur dari buku fiksi? |
Petunjuk: Cek di halaman 2. |
Tonton video ini, yuk!
Penulis | : | Rizky Amalia |
Editor | : | Rahwiku Mahanani |
KOMENTAR