adjar.id - Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya, saat hari istimewa di sekolah, sering sekali diadakan lomba-lomba membaca puisi, membuat puisi, dan musikalisasi puisi.
Selain itu, kita juga dapat menemukan puisi melalui buku, internet, dan lain-lain.
Secara umum, kebanyakan kita hanya tahu bahwa puisi merupakan karya sastra yang berisi kalimat-kalimat indah.
Namun, sebenarnya ada beberapa jenis puisi, Adjarian.
Jenis-jenis puisi dibedakan berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasannya.
Nah, berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasan, puisi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu puisi naratif, puisi lirik, dan puisi deskriptif.
Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!
"Jenis-jenis puisi dibedakan berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasan mereka."
Puisi naratif adalah jenis puisi yang berisi cerita atau penjelasan penyair.
Jenis puisi ini terbagi menjadi dua, yaitu:
Baca Juga: 4 Unsur Puisi, Salah Satunya Menggunakan Kata-Kata Berlambang
Balada adalah puisi yang berisi tentang cerita orang-orang hebat atau tokoh yang dikagumi.
Contoh: Balada Pembungkus Tempe karya W.S. Rendra.
Romansa adalah jenis puisi yang berisi tentang kisah percintaan yang diselingi dengan perkelahian dan petualangan.
Puisi romansa disusun dengan menggunakan bahasa romantik.
Contoh: Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono.
Puisi lirik adalah puisi yang berisi tentang ungkapan perasaan-perasaan yang sedang dirasakan oleh penyair.
Puisi lirik dibedakan menjadi tiga, yaitu:
Elegi adalah puisi yang mengungkapkan perasaan duka.
Baca Juga: Langkah-Langkah Menemukan Makna Puisi
Contoh: Senja di Pelabuhan karya Chairil Anwar.
Serenada adalah puisi yang mengungkapkan perasaan cinta atau sajak percintaan yang dapat dinyanyikan.
Contoh: Serenada Hijau karya W.S. Rendra.
Ode adalah puisi yang mengungkapkan kekagumaman atau berisi pujian untuk seseorang, hal, atau keadaan.
Contoh: Ode Untuk Sakitku karya Wayan Jengki Sunarta.
Puisi deskriptif adalah puisi yang berisi tentang kesan penyair terhadap keadaan, peristiwa, benda, atau suasana yang dianggapnya menarik.
Puisi deskriptif dibagi menjadi dua, yaitu:
Satire adalah puisi yang berisi tentang perasaan tidak puas penyair terhadap sebuah keadaan yang diungkapkan dalam sindiran.
Baca Juga: Langkah-Langkah Menulis Teks Puisi, Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 Kurikulum Merdeka
Contoh: Aku Bertanya karya W.S. Rendra.
Puisi kritik sosial adalah puisi yang berisi tentang ketidaksenangan penyair terhadap keadaan yang diungkapkan dengan penjelasan atau penyebutan semua hal yang tidak baik tentang keadaan tersebut.
Contoh: Apa Guna karya Wiji Thukul.
"Jenis puisi ada tiga, yaitu puisi naratif, puisi lirik, puisi deskriptif."
Nah, itulah jenis-jenis puisi.
Coba Jawab! |
Apa itu balada? |
Petunjuk: Cek halaman 2. |
---
Sumber: Buku Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas VIII Karya E. Kosasih.
Tonton video ini juga, yuk!
Penulis | : | Mumtahanah Kurniawati |
Editor | : | Rahwiku Mahanani |
KOMENTAR