Contoh Percakapan Bahasa Jawa Menggunakan Tembung Saloka

By Jestica Anna, Senin, 7 November 2022 | 19:30 WIB
Tembung saloka adalah ungkapan bahasa Jawa yang memiliki arti kiasan. (Pexels)

adjar.id - Adjarian, kali ini kita akan menyimak percakapan menggunakan tembung saloka.

Apa yang dimaksud dengan tembung saloka?

Dalam bahasa Jawa, tembung saloka yaiku unen-unen sing ajeg tembunge ngemu surasa pepindhan sing dipepindhanke uwonge.

Inti dari pengertian tersebut adalah, tembung saloka merupakan kata-kata yang memiliki arti kiasan dan menggunakan pengandaian untuk mendeksripsikan seseorang.

Kata-kata yang digunakan bersifat pasti, sebab ungkapan yang ada pada tembung saloka sudah ada sejak zaman dahulu, berkembang dalam kesusastraan Jawa, dan diturunkan dari generasi ke generasi.

Ungkapan pada tembung saloka ini disusun dengan indah dan menarik, supaya lawan bicara berkenan untuk mendengarnya.

O iya, tembung saloka termasuk salah satu wujud basa rinengga atau bahasa yang mengandung unsur keindahan.

Berikut ini contoh percakapan menggunakan tembung saloka.

Simak, yuk!

Contoh Percakapan Menggunakan Tembung Saloka

Gendry: Sa, ning balai kota lagi ana demo, kowe ora melu?

Baca Juga: Contoh Tembung Saloka, Arti, serta Terjemahannya dalam Bahasa Indonesia