Sejarah Hari Batik Nasional yang Diperingati Setiap 2 Oktober

By Nabil Adlani, Jumat, 30 September 2022 | 16:00 WIB
Penetapan batik sebagai warisan dunia tidak benda oleh UNESCO menjadi awal sejarah Hari Batik Nasional. (unsplash/Mahmur Marganti)

adjar.id – Adjarian, setiap tanggal 2 Oktober selalu dipengati sebagai Hari Batik Nasional.

Adanya peringatan Hari Batik Nasional dilakukan karena batik telah diakui sebagai warisan dunia tidak benda oleh UNESO dari Indonesia.

Pada 2 Oktober 2009, batik secara resmi didaftarkan sebagai Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi di Unesco.

Batik resmi ditetapkan dalam sidang keempat Komite AntarPemerintah tentang warisan budaya tidak benda.

Peresmian batik sebagai warisan budaya Indonesia ini dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Secara total sudah ada 76 warisan budaya tidak benda dunia dan batik masuk menjadi salah satunya.

Sebagai warga negara Indonesia, kita harus berbangga akan hal tersebut karena budaya bangsa Indonesia telah dikenal dunia.

Motif-motif batik saat ini tidak hanya terdapat pada pakaian, tetapi sudah banyak aksesoris yang menggunakan batik sebagai bahannya.

Misalnya, motif tas, celana, topi, sandal, sepatu, dan lain sebagainya.

Hal ini menjadi bentuk penghormatan kita sebagai bangsa Indonesia tentang budaya batik yang masih ada hingga saat ini.

Yuk, kita cari tahu sejarah Hari Batik Nasional berikut ini, Adjarian!

Baca Juga: 4 Cara Melestarikan Kain Batik sebagai Warisan Budaya Indonesia