Jenis Teknologi Tidak Ramah Lingkungan dan Berbahaya bagi Lingkungan

By Nabil Adlani, Jumat, 9 Juli 2021 | 20:00 WIB
Asap hasil pembakaran merupakan salah satu teknologi tidak ramah lingkungan. (pxhere)

adjar.id – Adjarian pernah mendengar istilah teknologi tidak ramah lingkungan?

Nah, jika adjarian melihat asap knalpot di jalan yang warnanya hitam, itulah salah satu teknologi tidak ramah lingkungan yang digunakan pada mesin kendaraan.

Teknologi tidak ramah lingkung dapat disebut sebagai teknologi yang hasil buangannya dapat merusak lingkungan sekitar kita.

Baca Juga: Macam-Macam Hasil Tambang, Potensi Sumber Daya Tambang di Indonesia

Prinsip teknologi tidak ramah lingkungan di antaranya adalah teknologi yang menghasilkan limbah yang bisa membahayakan lingkungan.

O iya, sumber energi yang digunakan untuk teknologi ini merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui.

Selain itu, dalam penerapannya teknologi tidak ramah lingkungan juga masih kurang memperhatikan kelestarian lingkungan kita.

Nah, agar kita paham, yuk, simak penjelasan mengenai jenis-jenis teknologi tidak ramah lingkungan berikut ini!

“Teknologi tidak ramah lingkungan menggunakan prinsip teknologi yang menghasilkan limbah yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.”

 

Jenis-Jenis Teknologi Tidak Ramah Lingkungan

Berikut ini adalah jenis-jenis teknologi tidak ramah lingkungan, yaitu:

1. Teknologi Pengolahan Minyak Bumi

Minyak termasuk ke dalam komuditas yang sangat penting, hampir semua negara di dunia membutuhkan minyak untuk berbagai keperluan.

Minyak sendiri dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, untuk memasak makanan, dan juga membuat aspal jalan.

Minyak mentah atau patroleum adalah cairan hitam dan lengket yang keluar dari bumi dan memiliki kandungan senyawa hidrokarbon yang dapat terbakar.

Baca Juga: Mengenal Sumber Daya Alam Tanah dan Potensi Tanah di Indonesia

Selain itu, minyak mentah juga mengandung sedikit sulfur, oksigen, dan juga nitrogen.

O iya, minyak sendiri terbentuk dari makhluk hidup yang sudah mati pada jutaan tahun yang lalu dan terjebak di tumpukan bebatuan di dalam tanah atau dasar laut.

Nah, jenis minyak inilah yang menyusul 30% persediaan minyak bumi dan untuk mengambilnya, kita harus mengebor ke dalam tanah atau laut.

O iya, di Kanada terdapat tambang pasir minyak yang bercampur dengan air yang disebut heavy crude oil dan serta mengandung surfur.

“Minyak mentah merupakan cairan hitam dan lengket yang memiliki kandungan hidrokarbon.”

 

Eksploitasi sumber daya alam pasir minyak ini memiliki dampak yang kurang baik terhadap tanah, air, udara, makhluk hidup, dan juga iklim.

Jadi, sebelum dilakukannya penambangan, terlebih dahulu menebang hutan dan mengeringkan aliran air, serta mengalihkan aliran sungai.

Selain itu, produksi pasir minyak juga menghasilkan polusi udara yang ada di sekitar daerah tambang berupa debu, asap, bau, dan uap.

Baca Juga: Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia untuk Beragam Aktivitas Manusia

2. Teknologi pengolahan Batubara

Batubara termasuk ke dalam bahan bakar fosil yang bentuknya padat serta terbentuk dari tanaman darat yang terkubur ratusan juta tahun.

Batubara sendiri sudah dari dulu digunakan sebagai penghasil panas dan juga listrik serta banyak pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai penghasil listriknya.

O iya, batubara juga bisa digunakan sebagai sumber energi dalam pembuatan semen, baja, dan produksi lainnya.

Hasil pembakaran batubara sendiri akan menghasilkan emisi C02 dan SO2 yang dapat menyebabkan hujan asam dan juga penyakit bagi manusia.

“Batubara terbentuk dari bahan bakar fosil yang terkubur selama ratusan tahun.”

 

Batubara sendiri merupakan salah satu bahan bakar fosir terbesar di dunia, di mana masyarakat dunia bergantung pada batubara sebagai sumber energi utamanya.

Perlu diketahui Adjarian, bahwa batubata merupakan bahan bakar yang paling kotor di antara bahan bakar lainnya, lo.

Jadi sebelum batubara dibakar, proses produksinya juga sudah merusah tanah dan mencemari udara dan air.

Baca Juga: Definisi Sumber Daya Alam dan Jenis-Jenis Sumber Daya Alam

O iya, di dalam batubara sendiri terdapat kandungan karbon dengan sedikit surfur yang saat dibakar, surfur tersebut akan menghasilkan belerang dioksida atau SO2.

Selain itu, pembakaran batubara juga dapat menghasilkan partikel karbon hitam yang membahyakan pernafasan manusia.

Pembakaran batubara juga menghasilkan emisi zat radioaktif serta limbah padat batu bara juga mengandung racun dan harus disimpan di tempat aman. 

Nah, Adjarian itu tadi jenis-jenis teknologi tidak ramah lingkungan yang berbahaya bagi lingkungan dan diri kita sendiri.

Sekarang, yuk, coba jawab pertanyaan berikut ini!

 

Pertanyaan

Apa dampak dari teknologi pengolahan minyak bumi?

Petunjuk: Cek halaman 3.