Sejarah Hari Pariwisata Sedunia yang Diperingati Setiap 27 September

By Nabil Adlani, Selasa, 26 September 2023 | 08:15 WIB
Hari Pariwisata Sedunia bertujuan meningkatkan peran penting pariwisata dalam perekonomian negara. (pexels/Oleksandr P)

adjar.id - Tanggal 27 September diperingati sebagai Hari Pariwisata Sedunia.

Peringatan Hari Pariwisata Sedunia dilakukan sebagai tanda bahwa pariwisata saat ini semakin berkembang.

Sehingga, dapat menjadi pilar penting dalam membangun dan memajukan negara, Adjarian.

Tujuan utama Hari Pariwisata Sedunia adalah meningkatkan kesadaran tentang peran penting pariwisata dalam pertumbuhan ekonomi, pengembangan sosial, dan pelestarian lingkungan.

Setiap tahun, UNWTO memilih tema khusus untuk memperingati Hari Pariwisata Sedunia, yang menyoroti aspek-aspek tertentu dari industri pariwisata.

Peringatan Hari Pariwisata Sedunia sering melibatkan berbagai acara dan kegiatan di seluruh dunia, termasuk seminar, konferensi, pameran, festival, dan promosi pariwisata.

Acara-acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat pariwisata serta tantangan dan peluang yang terkait dengannya.

Tema Hari Pariwisata Sedunia berubah setiap tahun sesuai dengan isu-isu terkini yang berkaitan dengan pariwisata global.

Sejarah Hari Pariwisata Sedunia

Hari Pariwisata Sedunia ditetapkan pertama kali pada tahun 1980 oleh The World Tourism Organization atau UNWTO.

UNWTO merupakan badan PBB yang bertanggung jawab untuk mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan dan beretika di seluruh dunia.

Sebelumnya, pada tanggal 27 September 1970, diterapkan pengadopsian Statuta UNWTO yang saat itu dianggap sebagai pencapai luar biasa bagi pariwisata dunia.

Baca Juga: Sebaran Sumber Daya Pariwisata di Indonesia, Materi Geografi Kelas 11 Kurikulum Merdeka