4 Alasan Sultan Agung Menyerang VOC di Batavia

By Nabil Adlani, Rabu, 7 Juni 2023 | 10:00 WIB
Batavia dahulu menjadi markas VOC sekaligus sebagai pusat perdagangan di Jawa. (Dok. Kemdikbud)

3. Mempersulit Hubungan Mataram dan Malaka

Kerajaan Mataram di tahun 1625 berhasil menaklukkan Surabaya tanpa bantuan dari VOC.

Setelah berhasil menguasai Surabaya, tujuan selanjutnya adalah Banten.

Akan tetapi usaha tersebut dihalang-halangi oleh VOC.

Sultan Agung juga menganggap kedudukan VOC yang ada di Batavia merupakan ancaman bagi Kerajaan Mataram.

Hal ini karena VOC sering menghalangi kapal dagang Mataram yang ingin berdagang di Malaka.

Menurut Sultan Agung, ada satu cara yang bisa dilakukan untuk lepas dari halangan VOC di Batavia, yaitu dengan cara menghancurkan Kota Batavia.

4. VOC Menolak Memberikan Bantuan

Hubungan antara Kerajaan Mataram Islam dengan VOC semakin memanas sejak tahun 1619.

Akan tetapi, Sultan Agung belum bereaksi karena perhatiannya masih terfokus untuk menaklukkan wilayah di Jawa.

Bahkan, Sultan Agung masih berusaha untuk memperbaiki hubungan kerajaan dengan VOC melalui tawaran pengiriman beras.

Timbal baliknya, Sultan Agung meminta VOC untuk memberikan bantuan berupa angkatan laut bagi Kerajaan Mataram.

Nantinya, bantuan tersebut akan digunakan Sultan Agung untuk menyerang Banten dan Surabaya yang belum berhasil dikuasai Mataram.

Baca Juga: 10 Gubernur Jenderal VOC dan Perannya Selama di Indonesia

Akan tetapi, VOC menolak permintaan yang dikeluarkan oleh Sultan Agung tersebut.

"Alasan Sultan Agung menyerang Belanda di Batavia, di antaranya karena serangan VOC ke Jepara, VOC mengancam kekuasaan Mataram, mempersulit hubungan Mataram dan Malaka, serta VOC menolak memberikan bantuan."

Nah, itulah beberapa alasan Sultan Agung melakukan penyerangan ke Batavia yang pada saat itu menjadi markas VOC.

Coba Jawab!
Siapakah Sultan Agung?
Petunjuk: Cek halaman 1.

---

Sumber: Buku Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Semester 1 Edisi Revisi 2017 karya Sardiman AM dan Amurwani Dwi Lestariningsih.

Tonton video ini, yuk!