Jawab Soal Diksi Puisi 'Nyanyian Grimis', Bahasa Indonesia Kelas X Bab 6 Kurikulum Merdeka

By Aldita Prafitasari, Sabtu, 1 Oktober 2022 | 18:30 WIB
Terdapat soal seputar diksi pada puisi berjudul 'Nyanyian Grimis', buku Bahasa Indonesia kelas X Kurikulum Merdeka, Bab 6, halaman 179. (Unsplash)

adjar.id - Kali ini kita akan membahas soal pada buku Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia kelas X, Bab 6, halaman 179.

Kita harus menganalisis diksi dari sebuah puisi berjudul "Nyanyian Grimis" karya Soni Farid Maulana.

Diksi merupakan pilihan kata dalam tulisan yang digunakan untuk memberi makna sesuai dengan keinginan penulis.

O iya, syarat diksi adalah tepat, benar, dan lazim, Adjarian.

Nah, berikut pembahasan soal tersebut yang bisa Adjarian jadikan sebagai referensi.

Simak, yuk!

Untuk membantu dalam menganalisis puisi di atas, kalian dapat mengisi tabel berikut!

Diksi

Tulislah pilihan kata-kata yang memiliki maksud atau makna tertentu dalam puisi di atas!

Tabel 6.11 Isian diksi puisi Nyanyian Grimis

1. Kata dalam puisi: Kuntum kesepian

Baca Juga: Jawab Soal Struktur Teks 'Pro dan Kontra Puisi Esai', Bahasa Indonesia Kelas X Bab 6 Kurikulum Merdeka

Makna/penafsiran: 

Rasa sepi diibaratkan penyair seperti bunga. Kata kuntum umumnya digunakan untuk bunga.

Hal ini bermakna sekalipun merasa sepi, tetapi mengandung keindahan tertentu.

2. Kata dalam puisi: Seluas kalbu

Makna/penafsiran:

Kata kalbu bersejajar dengan hati, perasaan, dan batin.

Hal ini bermakna sesuatu yang dirasakan penyair dengan segenap hati, seluruh batin, dan sepenuh jiwa.

3. Kata dalam puisi: Lengkung pelangi

Makna/penafsiran:

Pelangi mengandung makna keindahan.

Hal ini menggambarkan sesuatu yang indah, penuh warna, membuat tenteram, dan menimbulkan kenyamanan pada penyair.

Baca Juga: Jawab Soal Teks 'Pro dan Kontra Puisi Esai' No. 1-5, Bahasa Indonesia Kelas X Bab 6 Kurikulum Merdeka

4. Kata dalam puisi: Kawah gunung berapi

Makna/penafsiran: 

Kata kawah gunung berapi merupakan perumpamaan sesuatu yang akan meledak-ledak, tersimpan dipendam, tetapi bisa meletus dahsyat.

Hal ini digunakan penyair untuk perlambang rindu yang dirasakannya.

Nah, itulah pembahasan soal seputar diksi pada puisi berjudul "Nyanyian Grimis" dalam buku Bahasa Indonesia kelas X, Adjarian.