Mengenal 5 Tokoh Dewa-Dewi dalam Kisah Pewayangan Jawa

By Jestica Anna, Jumat, 1 Juli 2022 | 08:30 WIB
Salah satu contoh dewa-dewi dalam kidah pewayangan Jawa adalah Bathara Ganesha yang merupakan Dewa Pendidikan. (Piqsels)

adjar.id - Dalam dunia pewayangan, dikenal sejumlah dewa dan dewi yang memiliki kesaktian sesuai perannya masing-masing.

Yap, setiap dewa-dewi dalam dunia pewayangan bahkan memiliki wujud dan karakter yang berbeda-beda, Adjarian.

Setidaknya ada sekitar 72 dewa-dewi dalam dunia pewayangan, tetapi kali ini kita akan membahas lima di antaranya.

Dewa-dewi yang muncul dalam kisah pewayangan adalah dewa-dewi yang juga ada di dalam mitologi agama Hindu di India, yang kemudian diadaptasi dalam budaya pewayangan Jawa.

Dalam kebudayaan Jawa, dewa disebut dengan bathara, sementara dewi disebut dengan bathari.

Tak jarang dewa-dewi datang memberikan bantuan langsung kepada manusia yang ada di bumi saat dalam keadaan susah.

Bahkan, ada juga yang menjelma menjadi manusia biasa yang membantu perjalanan tokoh wayang yang ada di bumi.

Misalnya saja Bathara Ismaya yang kita kenal sebagai Semar. Seorang dewa yang membantu perjalanan hidup Pandawa.

Nah, yuk, kita pelajari dewa-dewi lainnya!

Baca Juga: Mengenal Tokoh-Tokoh Hewan dalam Cerita Pewayangan

5 Dewa-Dewi dalam Kisah Pewayangan Jawa

1. Bathara Guru

Selain disebut Bathara Guru, tokoh satu ini juga dikenal dengan nama Sang Hyang Manikmaya. Ia merupakan putra ketiga dari Sang Hyang Tunggal dan Dewi Wirandi.

Nah, dalam dunia pewayangan, Bathara Guru memiliki kekuasaan tertinggi dengan menguasai tiga lapisan jagat raya, Adjarian.

Adapun ketiga lapisan tersebut adalah Mayapada (Dunia kadewatan), Madyapada (Dunia makkhluk halus), dan Arcapada (Dunia manusia).

2. Bathara Cakra

Bathara Cakra adalah putra dari Bathara Guru dan Batari Parwati. Ia juga kerap dikenal dengan nama Cakradewa.

Ia menjalani tugas sebagai pujangga kahyangan, sehingga disebut sebagai lambang dewa kapujanggan.

O iya, karya Bathara Cakra yang populer adalah Serat Pusaka Jamus Kalimasada dan Jitapsara.

Baca Juga: Nama-Nama Ratu dan Negaranya dalam Kisah Pewayangan Jawa

3. Hyang Anantaboga

Dalam keadaan normal, Hyang Anantaboga berwujud manusia, tetapi ia bisa berubah menjadi ular naga raksasa yang bisa berganti kulit setiap 1.000 tahun sekali.

Hyang Anantaboga juga dikenal dengan nama lain Nagasena.

Kekuatan yang dimilikinya adalah Aji Kawastrawan, yang membuatnya bisa menjelma menjadi apapun yang dikehendakinya untuk menyelamatkan tokoh pewayangan yang ada di bumi.

Salah satu contohnya adalah saat ia menjelma menjadi garangan putih untuk menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari kobaran api saat peristiwa Bale Sigala-gala.

4. Bathara Aswan dan Bathara Aswin

Bathara Aswan dan Bathara Aswin merupakan dua dewa kembar, putra drai Bathara Sumeru.

Keduanya ditugaskan untuk menjaga keselamatan manusia di bumi.

Bathara Aswan memiliki kemampuan untuk memerangi semua penyakit yang berkembang di bumi, sementara Bathara Aswin menguasai ramalan yang terjadi di dunia.

Baca Juga: Mengenal dan Meneladani 5 Tokoh Perempuan dalam Kisah Pewayangan

5. Bathara Ganesha

Dalam dunia pewayangan, Bathara Ganesha juga kerap dikenal dengan nama Bathara Ganapati atau Batahara Gana, yang dianggap sebagai dewa pendidikan, sastra, dan penyebar ilmu pengetahuan.

Saat lahir, Bathara Ganesha berwujud menyerupai gajah, lengkap dengan gading dan belalainya.

Kekuatan Bathara Ganesha sudah terlihat saat bayi, ia berhasil mengalahkan raksasa Nilarudraka yang datang menyerbu kahyangan.

O iya, ia juga berjasa menjadi juru tulis Empu Wyasa, dang pengarang kitab Mahabharata.

Nah, itulah lima dewa-dewi dalam kisah pewayanagn Jawa yang kita pelajari hari ini, Adjarian.

Coba Jawab!
Siapa nama lain Bathara Guru?
Petunjuk: Cek halaman 2.

Saksikan vidoe berikut, yuk!