Berbagai Jenis Perlawanan Rakyat Indonesia dalam Melawan VOC

By Nabil Adlani, Senin, 6 September 2021 | 19:00 WIB
Kedatangan VOC ke Indonesia membuat terjadinya monopoli perdagangan dan penguasaan wilayah Indonesia. (pxhere)

2. Perlawanan Banten

Perlawanan rakyat Banten sudah dilakukan sejak pertama kali VOC berada di Banten, di mana perlawanan tersebut dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa pada tahun 1656.

Perlawanan ini dilakukan Sultan Ageng untuk memulihkan posisi Banten sebagai bandar perdagangan internasional.

Sultan Ageng melakukan perlawanan dengan merusak kebun tebu, melindungi para pelarian dari Makassar, dan membantu perlawanan Trunojoyo.

Perlawanan Sultan Ageng berhasil dilakukan dengan dikuasainya beberapa kapal VOC dan pos-pos penting milik VOC.

Baca Juga: Masa Pemerintahan Daendels di Indonesia, Materi Sejarah Kelas 11 SMA

Akan tetapi, pada 1680 terjadi penganiayaan yang diterima pedagang Banten oleh VOC yang membuat Sultan Ageng kembali mengumumkan peperangan.

Nah, pada peperangan kedua ini, terjadi selisih paham antara Sultan Ageng dan putranya, yaitu Sultan Haji yang membuat VOC memanfaatkan hal ini sebagai titik celah melawan Sultan Ageng.

VOC kemudian melakukan dukungan terhadap Sultan Haji yang lebih murah terpengaruh oleh VOC dan membuat Sultan Ageng harus diasingkan.

 

“Perlawanan Banten harus terhenti ketika VOC memengaruhi Sultan Haji dan Sultan Ageng harus dilengserkan dan diasingkan.”