Pertama, itu karena jenis ikan ini memiliki kandungan merkuri yang tinggi dan tidak akan berkurang.
Makin dewasa dan besar ikan, kandungan merkuri pada ikan todak juga akan semakin banyak.
Alasan lain kita sebaiknya tidak mengonsumsi ikan todak karena jenis ikan ini biasanya ditangkap dengan long line.
Long line adalah tali pancing yang disusun secara memanjang dengan umpan di setiap ujungnya.
Nah, metode tersebut disebut berbahaya bagi keselamatan satwa lain seperti hiu, penyu, dan burung laut.
3. Tuna Sirip Biru
Daging tuna sirip biru memang terkenal enak. Bahkan kandungan gizinya termasuk tinggi.
Sayangnya, kita tidak boleh mengonsumsinya karena kandungan merkuri pada tuna sirip biru juga termasuk tinggi.
Di samping itu, jenis ikan ini keberadaannya sudah terancam punah.
4. Ikan Gindara
Ikaan gindara atau escolar juga dikenal sebagai ikan tuna putih. Ini merupakan jenis ikan dengan cita rasa daging yang enak.
Sayangnya meski enak, konsumsi ikan ini dibatasi jumlahnya bahkan tidak boleh dikonsumsi sama sekali.
Baca Juga: Melakukan Konservasi Flora dan Fauna untuk Menjaga Kekayaan Indonesia
Sebab, jika dikonsumsi secara berlebihan ikan ini bisa menyebabkan diare.
Ikan gindara memiliki kandungan zat lemak bernama gempylotoxin yang membuat dagingnya terasa lezat.
Namun, kandungan tersebut juga bisa menimbulkan masalah pada usus kalau dikonsumsi secara berlebihan.
Jumlah konsumsi ikan gindara yang disarankan adalah maksimal adalah enam ons atau sebaiknya kurang dari itu.
5. Ikan Mahi-Mahi
Ikan mahi-mahi adalah jenis ikan yang banyak disukai.