Kronologi Terjadinya Perang Banjar

Rabu, 05 Juli 2023 | 15:00
unsplash/Stijn Swinnen

Perang Banjar terjadi di Kalimantan Selatan antara rakyat Banjar dengan Belanda.

adjar.id - Di Tanah Air, perlawanan terhadap Belanda dilakukan di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Selatan yang dikenal dengan Perang Banjar.

Di wilayah Kalimantan Selatan pernah berkembang Kesultanan Banjar pada abad ke-18.

Perang Banjar sendiri merupakan peristiwa sejarah ketika rakyat Kalimantan khususnya Kesultanan Banjar melakukan peperangan melawan Belanda.

Perang Banjar terjadi di wilayah Kesultanan Banjar, Kalimantan Selatan pada tahun 1859 sampai tahun 1905, Adjarian.

Nah, Perang Banjar melibatkan keturunan Kesultanan Banjar yang didukung oleh kekuatan rakyat Banjar.

Lalu, bagaimana kronologi terjadinya Perang Banjar?

Yuk, kita cari tahu!

"Perang Banjar terjadi pada tahun 1859 yang melibatkan rakyat Banjar dengan Belanda."

Kronologi Perang Banjar

Pengaruh Islam masuk ke Kesultanan Banjar pada abad 15 karena ada peran Kerajaan Demak.

Kesultanan Banjar mempunyai wilayah kekuasaan di sekitar Kalimantan Selatan dan sebagian di Kalimantan Tengah.

Pada abad ke 15 M, pelabuhan dagang Kesultanan Banjar selalu ramai didatangi kapal dagang internasional.

Baca Juga: Latar Belakang dan Jalannya Perang Tondano II

Selain itu, Kesultanan Banjar juga mempunyai hasil sumber daya alam, seperti lada, rotan, damar, emas, dan intan yang melimpah.

Hal ini jugalah yang kemudian mendorong Belanda untuk merencanakan strategi agar bisa menguasai Kesultanan Banjar, Adjarian.

Interaksi antara Kesultanan Banjar dan Belanda mulai terjadi di sekitar tahun 1840-an.

Setelah interaksi tersebut, Belanda mulai mencoba untuk mencampuri urusan di beberapa wilayah wilayah Kesultanan Banjar.

Selain itu, Belanda juga ikut memadamkan berbagai sengketa yang terjadi di wilayah Kesultanan Banjar.

Halaman Selanjutnya

Imbalannya, Belanda akan menerima hak khusus untuk…
Tag