adjar.id – Sudah tahu tentang bentuk-bentuk konflik menurut Ursula Lehr?
Adjarian, kehidupan manusia di muka bumi ini, baik perorangan maupaun kelompok memiliki perbedaan.
Jika suatu perbedaan yang ada dipertajam, maka bisa menimbulkan terjadinya suatu pertentangan atau disebut juga dengan konflik.
Nah, kali in kita akan membahas mengenai berbagai bentuk dari konflik menurut Ursula Lehr yang menjadi materi sosiologi kelas 11 SMA.
Konflik adalah sebuah proses sosial, di mana individu atau kelompok berusaha mencapai tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan dengan kekerasan atau ancaman.
Istilah konflik sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu configere yang artinya saling memukul.
Secara sosiologi, konflik bisa diartikan sebagai proses sosial antara dua orang atau lebih yang berusaha menyingkirkan pihak lain.
Hal ini dilakukan dengan cara membuatnya tidak berdaya atau menghancurkannya.
Yuk, kita cari tahu bentuk-bentuk konflik berikut ini, Adjarian!
“Suatu usaha untuk menyingkirkan pihak lain dengan menggunakan jalur kekerasan atau ancaman disebut dengan konflik.”
Bentuk-Bentuk Konflik
Baca Juga: Contoh Soal dan Jawaban Materi Konflik Sosial beserta Pembahasannya
Konflik merupakan suatu gejala sosial yang sering muncul dalam kehidupan bermasyarakat.
Ada beragam bentuk konflik yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat dengan beragam sudut pandang.
Ursula Lehr merupakan salah satu ahli sosiologi yang memberikan klasifikasi mengenai bentuk-bentuk konflik dalam masyarakat.
Berikut ini bentuk-bentuk konflik menurut Ursula Lehr, di antaranya:
1. Konflik dengan Orang Tua Sendiri
Konflik dengan orang tua sendiri terjadi akibat situasi hidup bersama antara anak dan orang tua.
Hal ini terjadi karena perbedaan keinginan orang tua dengan perbuatan yang dilakukan oleh anak.