- Kakak bertanya, “Kapan kita makan siang?”
- "Kemarin kamu sudah terlambat!", katanya.
3. Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubungan dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan. Misalnya:
- Kristen
- Katolik
Baca Juga: Kumpulan Soal CPNS TWK Materi Kebahasaan, Jawaban serta Pembahasannya
- Yang Mahakuasa
4. Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna.
Bentuk ulang sempurna tersebut yang terdapat pada nama lemabaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dokumen resmi, dan judul karangan. Misalnya:
- Perserikatan Bangsa-Bangsa
- Undang Undang Dasar Republik Indonesia
5. Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama semua kata termasuk semua unsur kata ulang sempurna di dalam judul.
Judul yang dimaksud adalah judul buku, majalah, surat kabar dan makalah kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal. Misalnya:
- Ada majalah yang sedang aku sukai berjudul Bahasa dan Sastra.
- Dia adalah agen surat kabar Suara Merdeka.
Baca Juga: Kumpulan Soal CPNS TWK Peraturan Negara, Jawaban serta Pembahasannya
6. Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan.
Seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman, yang digunakan dalam penyapaan atau pengacuan. Misalnya :
- Tono bertanya, “Ini apa, Bu?”
- Besok Ayah akan datang.
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak digunakan dalam pengacuan atau penyapaan. Misalnya:
- Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
- Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
7. Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama kata Anda yang digunakan dalam penyapaan. Misalnya:
- Sudahkan Anda tahu?
Baca Juga: Kumpulan Soal CPNS TWK Pemerintahan Indonesia, Jawaban, dan Pembahasan
- Siapa nama Anda?
Nah, Adjarian, itulah cara penggunaan huruf kapital secara umum materi kebahasaan TWK SKD CPNS.