Pengertian Pantun Jenaka dan Contohnya

By Irfan Sholeh, Jumat, 24 September 2021 | 11:05 WIB
Pantun jenaka adalah pantun yang bersifat menghibur atau satire. (pixabay)

adjar.id - Adjarian, kali ini kita akan membahas salah satu jenis pantun jenaka.

Kita akan mempelajari pengertian dan juga contoh-contoh pantun jenaka. 

O iya, selain pantun jenaka, terdapat jenis pantun lainnya seperti pantun kanak-kanak, pantun muda, pantun tua, pantun nasihat, pantun agama, dan lainnya. 

Dibandingkan dengan jenis pantun lainnya, pantun jenaka memiliki ciri khas sendiri.

Baca Juga: Apa Itu Teks Pantun? Berikut Pengertian, Ciri-Ciri, dan Strukturnya

Ciri khasnya adalah isi pantunnya yang lucu dan hidup di dalam pantun tersebut.

Di dalam pantun muda kita sering kali menggunakan tema yang berkaitan dengan masa muda seperti cita-cita, pertemanan, dan percintaan. 

Sedangkan, tema percintaan juga sering digunakan di dalam jenis pantun ini. 

Sekarang, yuk, kita simak informasi lebih lengkap mengenai pengertian pantun jenaka beserta contohnya di bawah ini!

  

"Pantun jenaka adalah salah satu jenis pantun."

 

Pengertian Pantun Jenaka

Sama seperti judulnya, pantun jenaka adalah pantun yang dapat digunakan untuk menghibur orang di sekitarnya. 

Selain itu, pantun ini berisikan lelucon yang terkadang dapat membuat orang yang mendengar tertawa hingga terbahak-bahak, lo. 

Selain itu, pantun jenaka juga dapat berisikan satire atau sindiran.

Baca Juga: Pantun: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Akan tetapi, setiap sindiran ini dilontarkan tidak ada orang yang tersinggung, sebab pantun ini bersifat untuk menghibur. 

Namun, apakah Adjarian tahu, contoh pantun jenaka?

Sekarang, yuk, kita simak contohnya di bawah ini!

 

"Pantun jenaka dapat memberikan banyak tawa."

 

Contoh Pantun Jenaka

1. Jalan-jalan ke Semanggi

Pulang-pulang pegal ini kaki

Gara-gara jarang sikat gigi

Gigiku ompong kayak aki-aki

Baca Juga: Contoh-Contoh Pantun Menggambarkan Kondisi Tubuh yang Sehat, Kelas 5

Pantun dengan tema-tema seperti ini juga dapat membuat orang terhibur. 

2. Bapak suka olahraga voli

Simbah suka bersemedi

Badan kamu kok bau sekali

Apa sudah lupa caranya mandi?

 

"Salah satu cara membuat pantun jenaka adalah dengan menertawakan pengalaman hidup sendiri."

 

Pantun kedua adalah pantun jenaka yang bersifat menyindir orang lain.

3. Hujan sudah turun meski masih Juni

Pakaianku masih basah di jemuran 

Aduh nasib abangku kok begini

Malam minggu malah diam sendirian

Baca Juga: Contoh-Contoh Pantun Nasihat dan Maknanya, Kelas 5 Tema 4 Subtema 1

Sama seperti pantun kedua, pantun ini pun berupa sindiran.

4. Sandal terbuat dari karet

Dari kayu patung itu diukir

Tolong kalian jangan kaget

Itu tadi aku kentut bukan petir

 

"Pantun jenaka dapat pula termasuk pantun muda atau pantun asmara."

 

Pantun di atas sama seperti pantun pertama.

Sama seperti banyak pantun lain, satu pantun jenaka bisa dibalas oleh pantun jenaka lain.

Di bawah ini, adalah contoh balasan dari pantun nomor empat.

Memanglah patung itu diukir

Bagus banget bikin Heri jadi mau

Baca Juga: Pantun Kanak-Kanak, Pantun Muda, Pantun Tua: Perbedaan dan Contoh

Aku tahu itu bukan petir

Soalnya tidak ada petir yang bau

Nah Adjarian, itulah pengertian pantun jenaka beserta dengan contohnya, ya.

Sekarang, yuk, coba jawab soal di bawah ini!

 

Pertanyaan
Buatlah sebuah pantun jenaka!
Petunjuk: Cek halaman 1-5.

 

Jangan lupa untuk tonton video ini, ya!