Novel dan Novelet: Pengertian, Unsur, dan Cara Merancang Sebuah Novel

By Aldita Prafitasari, Selasa, 29 Juni 2021 | 06:00 WIB
Unsur pembentuk novel terdiri diri intrinsik dan ekstrinsik. (freepik)

5. Konflik

Konflik dalam novel terbagi menjadi konflik internal dan konflik eksternal.

Konflik internal terjadi dalam diri tokoh, konflik dengan dirinya sendiri.

Sedangkan konflik eksternal terbagi menjadi dua.

Pertama, terjadi dalam diri tokoh dengan alam seperti terjadinya bencana atau banjir yang menimbukan permasalahan pada diri tokoh.

Kedua konflik sosial, yaitu konflik tokoh dengan karakter lain.

6. Amanat

Amanat merupakan ide terpenting yang dituangkan dalam novel untuk disampaikan kepada pembaca.

Amanat bisa ditemukan melalui narasi pengarang atau dialog antar tokoh.

Baca Juga: Rumus dan Fungsi Future Continuous Tense dan Contoh Penggunaannya

7. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam ceritanya.

Sudut pandang ini terbagi menjadi tiga, yaitu:

- Sudut pandang orang pertama (aku, saya, dan kami).

- Sudut pandang orang kedua (kamu, anda, dan kalian).

- Sudut pandang orang ketiga (dia, ia, mereka, dan nama orang).

Unsur ekstrinsik

Unsur yang secara tidak langsung membangun novel.

Artinya unsur tersebut berada di luar bacaan novel yang dinikmati pembaca.

Contohnya, biografi penulis dan kondisi sosial-politik saat novel itu ditulis.

 

"Dua unsur tersebut, unsur intrinsik dan ekstrinsik, tentu tidak langsung ditemui di dalam novel, tetapi masih sangat berkaitan dan membantu hadirnya novel tersebut."