Konsumen tingkat I biasanya ditempati hewan-hewan herbivora atau ikan-ikan kecil di lautan. Nah, di atas konsumen tingkat I, terdapat konsumen tingkat II.
Konsumen tingkat II merupakan organisme yang memangsa konsumen tingkat I. Biasanya, posisi konsumen tingkat II ditempati oleh hewan karnovira, herbivora, dan omnivora.
O iya, manusia juga termasuk ke dalam golongan konsumen tingkat II, lo.
Baca Juga: Contoh Soal dan Pembahasan Materi Rantai Makanan
Terakhir adalah organisme pengurai atau decomposer. Organisme ini berfugsi menguraikan organisme mati untuk menjaga kestabilan suatu ekosistem.
Organisme yang tergolong sebagai pengurai adalah cacing, bakteri, dan fungi atau jamur.
“Rantai makanan melibatkan setidaknya empat organisme dalam tingkatan-tingkatannya, yaitu produsen, konsumen I, konsumen II, dan dekomposer.”
Jaring-Jaring Makanan
Jaring-jaring makanan merupakan kumpulan dari berbagai rantai makanan.
Artinya, dalam sebuah ekosistem, rantai makanan tidaklah hanya terjadi sekali, tetapi terjadi dalam intensitas yang sering dengan urutan konsumen yang bebeda.
Nah, jaring-jaring makanan ini bisa terjadi karena konsumen tidak selalu memakan makanan yang sama.
Misalnya, biji-bijian tidak selalu dimakan ayam, tetapi bisa saja dimakan hewan karnivora lainnya, seperti, burung atau tupai.
"Kumpulan rantai makanan membentuk jaring-jaring makanan."
Baca Juga: Ekosistem: Komponen dan Macam-Macamnya, Materi Kelas 5 Tema 5
Perbedaan Jaring-Jaring Makanan dan Rantai Makanan
1. Jumlah Rantai Makanan
Jaring-jaring makanan terdiri dari beberapa rantai makanan yang saling terhubung kompleks karena menyangkut seluruh rantai makanan.