Contoh Sikap Tolong-Menolong Antara Kakak dan Adik
1. Mengajari Materi Pelajaran
Ketika kita masih berada di kelas rendah, misalnya kelas 1, 2, atau 3 SD mungkin adiklah yang meminta pertolongan pada kakak mengenai materi pelajaran.
Hal ini karena adik baru pertama kali menjumpai materi-materi pelajaran tersebut. Sedangkan sang kakak sudah pernah mempelajari materi tersebut.
Namun, ketika sudah berada di kelas tinggi atau pada jenjang yang lebih tinggi, misalnya, SMP atau SMA/SMK, bisa saja kakaklah yang meminta pertolongan pada adik.
"Belajar bersama merupakan contoh sikap tolong-menolong antara kakak dengan adik."
Ini karena beberapa materi yang ada di kelas yang lebih tinggi juga diajarkan pada kelas yang lebih rendah.
Atau, bisa saja antara kakak dan adik melakukan saling uji. Jadi sang adik memberi pertanyaan pada kakak, dan kakak akan menjawab pertanyaan tersebut.
Jika jawaban kurang tepat, maka adik bisa membenarkan atau menyanggah jika tidak setuju pada jawaban dari kakak.
Itulah contoh pertama dari tolong-menolong antara kakak dan adik, yakni belajar bersama.
Baca Juga: Contoh Sikap Menolong di Sekolah
2. Mengajari Bersepeda
Kadang kala kemampuan bersepada belum tentu dimiliki oleh kakak. Bisa pula adik lebih dulu bisa bersepeda dibanding kakaknya.
Bagi orang yang belum bisa bersepeda, tentu bersepeda adalah hal yang sulit. Risiko jatuh pasti ada. Maka perlu bantuan orang lain untuk menjaganya.
Jadi, kakak dan adik bisa saling tolong-menolong dalam belajar bersepeda.